Menghitung Masa Subur Jika Siklus Haid Tidak Teratur

dr Yason on

Untuk merencanakan kehamilan, sangat penting untuk Bunda mengetahui kapan masa suburnya. Masa subur biasanya juga dikenal dengan masa ovulasi. Ovulasi adalah masa ketika sel telur yang sudah matang dikleuarkan oleh ovarium untuk dibuahi oleh sel sperma di tuba falopi. Sel telur matang yang dikleuarkan ini akan bertahan selama 1 hari sehingga sel telur tersebut harus dibuahi oleh sel sperma dalam kurun waktu 12-24 jam. Jika melakukan hubungan seksual  lebih dari 24 jam setelah sel telur yang sudah matang tersebut dikleuarkan, maka tidak akan terjadi kehamilan.

Masa subur hanya dapat ditentukan jika siklus haid Anda teratur. Untuk menghitung siklus haid, kita tidak memakai patokan tanggal ya, tetapi selang waktu dari haid sebelumnya ke haid berikutnya, misalnya setiap 30 hari mengalami menstruasi maka dapat dikatakan bahwa siklus haidnya teratur.Masa subur pada wanita yang memiliki siklus haid teratur biasanya jatuh pada 10-16 hari sebelum jadwal haid berikutnya. Lalu sebenarnya apa penyebab dari tidak teraturnya siklus haid dan bagaimana cara Anda mengetahui masa subur jika siklus haid Anda tidak teratur? Simak penjelasan berikut ya

Penyebab

Ada beberapa kemungkinan penyebab dari siklus haid yang tidak teratur seperti sedang kelelahan, sering begadang, stres, diet, ada masalah hormonal, pemakaian KB, dan masih banyak kemungkinan lainnya. Untuk mengetahui penyebabnya secara pasti dan mengatasinya diperlukan pemeriksaan secara langsung dan menyeluruh oleh dokter kandungan. Nantinya jika sudah diketahui penyebab pastinya maka dokter akan memberikan terapi yang sesuai dengan kondisi Anda.

Bagaimana mengetahui masa subur Anda?

Untuk mengetahui masa subur pada wanita yang memiliki siklus haid yang tidak teratur, ada beberapa tanda yang perlu Anda ketahui seperti:

  1. Muncul cairan atau lendir seperti putih telur berlebih dari kemaluan
  2. Meningkatnya gairah seksual
  3. Meningkatnya suhu tubuh pada pagi hari (normalnya 35,5-36,5)
  4. Kram atau nyeri perut
  5. Nyeri pada payudara
  6. Muncul bercak darah atau biasa disebut dengan flek

Selain dengan tanda-tanda di atas, Anda juga bisa menggunakan alat tes ovulasi untuk mengetahui masa subur Anda ya.Alat ini berfungsi untuk mendeteksi hormon LH (Luteinizing Hormone), hormon ini akan meningkat ketika ovarium akan melepas sel telur yang sudah matang. Namun ada beberapa kondisi yang mempengaruhi hasil dari alat tes ini sehingga menghasilkan hasil positif palsu seperti sindrom polikistik ovarium atau biasa dikenal dengan PCOS. Jadi, sangat disarankan untuk tetap melakukan pemeriksaan secara langsung ya ke dokter kandungan Anda.

Pages